Oct 21, 2010

Treasury Management

The Economic Indication

Lecturer

Sugeng Purwanto, PhD, FRM

Made by:

Muchamad Agung Yanuar - 0906654405

MMUI

UI Salemba

Jakarta

2010

The Monetary Indicator

Waktu ingin menentukan untuk melakukan pernanaman modal sangat penting sekali untuk mengerti lalu mengetahui keadaan perekonomian agar kita bisa melakukan investasi disaat yang tepat. Bagi mengetahui bagaimana perkembangan perekonomian, kita memerlukan indicator-indikator yang menggambarkan kondisi perekonomian. Sesudah mengetahui situasi perekonomian, kita bisa mengetahui apakah redovisning sedang ekspansi atau kontraksi, industri mana yang berprospek dan dimana yang bukan, dan yang lain sebagainya. Di paper ini akan berbicara beberapa indication perekonomian yang bisa membantu investor untuk mengambil keputusan investasi. Indikator-indokator ini akan diklasifikasikan sebagai leading, lagging, atau coincident indicator. Beralaskan waktu, sign diklasifikasikan jadi:

1 . Leading Indicator

2 . Lagging Indicator

3. Coincident Indicator

Leading Indicator

Leading indicator ialah indicator ekonomi yang dimanfaatkan untuk memprediksi keadaan ekonomi dimasa yang akan datang. Tujuan leading indicator adalah untuk mengantisipasi trend dimasa yang mengenai datang, agar dapat bergerak lebih terlebih dulu untuk mengantisipasi keadaan redovisning. Contoh dri leading indicator adalah 1 ) Average regular hours performed in manufacturing

Saat perusahaan memprediksikan bahwa dalam masa yang akan muncuk akan terjadi ekspansi ekonomi, maka konsumen akan condong untuk membeli barang lebih banyak. Bagi memenuhi kepentingan barang ini maka manufacturer cenderung jadi menambah besarnya jam kerja buruh (diasumsikan bahwa produktivitas buruh sama). Sehingga dengan kenaikan sign ini diprediksikan ekonomi mengenai meningkat. 2 . Average every week initial statements for unemployment insurance Dengan meningkatnya declare terhadap asuransi, berarti perusahaan melakukan lay down off lebih banyak terhadap karyawannya. Tetapi korelasi antara meningkatnya angka pengangguran dengan kondisi ekonomi masih gak jelas. Situasi ini dikarenakan statistic dri indicator ini berbeda criteria antara satu Negara dengan Negara yang lain. Misal wujud negara yang terlalu longgar criteria untuk mengkategorikan pengangguran, seperti Dalam negri. Indonesia mempunyai angka pengangguran sekitar 10%. Angka ini bisa disebutkan moderate, sehingga bila membikin analisis berdasarkan angka di sini., akan berkesimpulan bahwa Dalam negri makmur. Tetapi nyatanya masih banyak rakyat Indonesia yang masih berada di bawah garis kemiskinan. 3. Manufacturers' new requests for customer goods and material Indicator ini merupakan suatu tanda yang sangat baik mengenai bagaimana persepsi entitas bisnis bersama prospek ke depannya. Secara sederhananya entitas bisnis tidak mengenai mungkin menguras dananya untuk membeli peralatan yang sungguh-sungguh memakan biaya besar kalau mereka gak yakin bahwa prospek bisnis kedepannya tetao bagus. Hingga jika mereka membeli peralatan mahal di dalam jumlah lebih besar merupakan indicator bahwa kedepannya demand akan meningkat sehingga entitas marketing ingin meningkatkan kapasitas produksi. Dengan require yang lebih besar ini menandakan bahwa daya beli masyarakat meningkat, menjadi ekonomi jadi ekspansi. 4. Monthly building permits achievable private real estate

Setiap orang yang sudah memiliki kecukupan pasti mengenai membeli griya sebagai area tinggalnya. Kecukupan ini berarti employment gedrungen dan generating yang dihasilkan dari work itu berlebih untuk memenuhi kebutuhan biasanya, sehingga sisa penghasilannya bisa ditabung untuk membeli rumah. Demikian, dengan indicator ini kita dapat sangat percaya diri untuk mengatakan bahwa perekonomian dalam suatu Negara yang tingkat konstruksi untuk rumah anyar dan angka pembeliannya yang meningkat jadi Negara tersebut sedang mempunyai kondisi perekonomian yang bagus. 5. Inventory prices

Waktu harga indeks saham meningkat, mengindikasikan bahwa para buyer percaya lalu...

Tags:

Retirement Essay

Kodak Dissertation